Bapak Rumah Tangga

yah..BAPAK RUMAH TANGGA.

ketika saya pulang kantornya cepat maka beberapa pekerjaan rumah tangga seperti, nyuci baju, masak di dapur ataupun menjaga anak, sering di lakukan. karna merupakan sudah jadwal tiap hari jika pulang kantornya cepat.

jika pekerjaan tidak sempat di kerjakan, maka kerjaannya di lakukan di subuh hari setelah shalat subuh.

yang tak luput juga di jadwal sehari-hari yakni, jaga si buah hati..memandikannya di pagi hari sebelum berangkat kantor.

pekerjaan rumah tangga ini sudah lama di lakukan, kurang lebih 3 tahun terakhir ini.

kadang kalau keluarga lihat..apalagi sepupu..kadang nanya..kok..dirimu yang NYUPIR (Nyuci piring) ?

hanya di balas dengan Senyum..

yah…pekerjaan ini dilakukan termasuk untuk membantu pekerjaan Istri yang mengurus Anak dan rumah tangga.

Okeh.. Demikian opening sok asik, sekarang kita kembali ke soal jaga anak.
Masih banyak yg beranggapan aktivitas jaga anak ini sebagai domain perempuan. Laki-laki sebaiknya bekerja cari nafkah saja, tabu kalo disuruh jaga anak. Padahal ini menurut gw keliru.
Sekarang gak jaman lagi superioritas suami dalam rumah tangga. Gak perlu lagi pake mentang-mentang. Rumah tangga yg dibangun di atas tiang agama, niscaya akan paham posisi masing-masing.
Lagian, tanpa dispesialkan pun pada dasarnya kita kaum suami sudah spesial kok. Ibarat martabak, yg telornya dua itu pasti spesial. Eeh sorry, gak nemu perumpamaan yg lebih beradab. Wkwk..

diatas ini merupakan penggalang postingan seorang teman di Facebook.com. mencoba menulis dari pengalaman pribadi, nih..hihihihi..

sy sempat ikut komentar di status teman tersebut.

SO, ngapai malu..jika kita melakukan pekerjaan rumah tangga dan merawat anak ?

Comments

comments

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*