konfigurasi Hotspot dengan User Manager

kali ini saya membuat artikel mengenai user manager yang di mana di peruntukkan untuk siswa smk dan umum. ini sedikit pengertian dari User manager.

UserManager UserManager merupakan fitur AAA server yang dimiliki oleh Mikrotik. Sesuai kepanjangan AAA (Authentication, Authorization dan Accounting), UserManager memiliki DataBase yang bisa digunakan untuk melakukan autentikasi user yang login kedalam network kita, memberikan kebijakan terhadap user tersebut misalnya limitasi transfer rate, dan juga perhitungan serta pembatasan quota yang dilakukan user kita nantinya.

UserManager ini akan memudahkan kita yang ingin membuat layanan internet publik secara luas, misalnya hotspot-hotspot di cafe, mall, hotel dan sebagainya, karena dengan menggunakan UserManager ini kita cukup membuat 1 account user, dan account user tersebut bisa digunakan atau diakses dari router-router Hotspot yang sudah kita pasang.

bila di mikrotik yang sudah di install belum lengkap atau belum ada file user manager, anda bisa menginstallnya secara gratis dengan mendownload packagenya di halaman http://routeros.co.id . Anda pilih versi yang sama dengan router anda dan kemudian package “all_package-tipe-versi.zip”. Extract file tersebut dan didalamnya akan ada package “userman-versi-versi.npk”.

Upload file tersebut ke router menggunakan FTP, atau bisa juga anda lakukan drag n drop dari PC anda ke jendela menu FILES yang ada di winbox router anda. Jika proses upload sudah selesai, tekan tombol sistem – reboot agar package diinstall oleh router.

Konfigurasi pada Hotspot Konfigurasi ini dilakukan setelah hotspot server sudah dibuat di dalam router kita.

  1. Masuk di menu IP – Hotspot – Sever Profiles, pilih profil yang digunakan oleh hotspot kita (contoh disini menggunakan profil hsprof1), dalam tab “RADIUS” centang parameter Use Radius, setelah itu klik tombol Apply.
  2. Langkah selanjutnya masuk menu Radius di menu utama winbox, kemudian klik Add (+). karena kita menggunakan Hotspot centang parameter “Hotspot”, kemudian tentukan address dan secret :

address : 127.0.0.1

secret : bocah

Cukup 2 langkah ini yang diterapkan di mikrotik kita untuk membuat hotspot server yang bisa berintegrasi ke database UserManager kita.

Konfigurasi UserManager

Untuk mengakses database UserManager kita, kita bisa gunakan webbrowser dan mengetikkan alamat http://ip.mikrotik/userman. Untuk default login bisa menggunakan username = admin , password kosong.

Tambahkan di menu “Routers” untuk menginformasikan Radius, router mana saja yang boleh akses kedatabase kita. Klik Add pilih New kemudian isikan parameter berikut :

  • Parameter Name dengan nama Hotspot.
  • IP Address dengan “127.0.0.1”.
  • Shared secret kita sesuaikan dengan parameter secret yang ada di menu Radius.
  • Jika sudah tekan tombol Add.

Langkah selanjutnya kita buat profile dan limitasi yang akan diberikan ke user

  • Pilih menu profile – Limitations – add new, iskan name, owner dan limitasi yang ingin diberikan, bisa quota, berapa lama bisa akses (uptime) atau semuanya bisa anda gunakan. Disini kami berikan contoh untuk limitasi akses hanya bisa 1 jam (1h pada uptime).
  • Jika limitasi sudah dibuat, masuk ke tab profiles, bikin profile baru, isikan parameter name. Dan tekan tombol “add new limitations” untuk menerapkan limitasi yang kita buat sebelumnya

Langkah terakhir, kita tambahkan informasi user di menu user. Anda bisa gunakan tombol add – one (untuk menambah username dan password yang anda buat manual) atau menggunakan add – batch (UserManager akan menggenerate banyak username dan password). Jangan lupa, tentukan profilenya dengan profil yang sudah kita buat.

Sampai di sini, hotspot sudah terintegrasi dengan database UserManager kita. username “smk” sudah bisa digunakan login di hotspot server. kalau dapat kesulitan silahkan bertanya langsung di sini.

Comments

comments

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*